Minggu, 02 Desember 2012

Dunia Gay Memang Sedaun Kelor



Bulan puasa 1 tahunan yang lalu gw kenal dengan Raisal, yang lagi-lagi dari MIRC he he he... Anaknya cakep, dengan tinggi 180cm dan berat badan ideal.  Waktu itu umurnya Raisal baru menginjak 19 tahun. Secara penampilan tentu saja sangat terjaga coz dia bekerja sebagai SPB di salah satu deptstore terkemuka di Bandung. Ga mengherankan juga kalo dia sempat menjadi cemceman seorang artis sinetron, yang sangat tergila-gila memelihara reptil (hal ini gw tau setelah gw dan Raisal lebih akrab).

Dia mengundang gw untuk datang ke rumahnya. Awalnya gw ragu coz gw merasa kurang nyaman kalo harus melakukan aktivitas seksual di rumah yang seorang cowok yang tinggal dengan keluarganya. Tapi dia meyakinkan kalo rumahnya cukup aman, karena disamping semua anggota keluarganya sudah pulas, letak kamarnya pun tersendiri di lantai 3. Ya sudah gw pun berangkat dengan tralala trilili... he he he...

Dari kejauhan nampak Raisal lagi berdiri di depan sebuah apotik, seperti kesepakatan sebelumnya. Dia tersenyum sumringah menyambut kedatangan gw yang masih duduk di jok sepeda motor. Setelah berkenalan singkat, dia langsung ngajak gw ke rumahnya. Gw harus memasuki sebuah gang yang sedikit berkelok-kelok, tapi tidak terlalu jauh dari jalan utama. Kebiasaan gw kalo memasuki TKP yang berada di dalam gang adalah menghitung jumlah belokan, misalnya: kanan-kiri-kanan-kanan-kiri-kiri-kiri-kanan dan waktu pulang kita tinggal menggantinya dengan arah kebalikannya: kiri-kanan-kiri-kiri-kanan-kanan-kanan-kiri. Usahakan juga sambil mengingat-ingat beberapa bangunan atau apapun yang eye catching sebagai penanda jalan. Kenapa harus mengingat-ingat jalan? Coz ada kemungkinan pulangnnya tidak diantar. Ya namanya juga sudah larut malam, jadi kasihan juga kalo kita menyusahkan tuan rumah. Makanya mengingat jalan pulang itu hal yang sangat penting buat gw.

Raisal membuka pintu pagar sebuah rumah yang tidak terlalu besar namun tertata rapi. Gw memarkirkan sepeda motor gw, sementara dia membuka pintu rumahnya dengan sebuah anak kunci. Lalu dia mempersilahkan gw masuk.
“Ayo, kak masuk...” bisiknya....
Dia dan gw sedikit mengendap-endap memasuki rumah itu, maklum jam sudah lewat tengah malam. Gw sedikit kaget waktu di ruang keluarga ternyata ada seorang anak kecil tertidur di sofa dikelonin oleh ibunya. Melihat muka gw yang berubah jadi pucat, Raisal cengengesan.
Nyantai aja, Kak...  mereka tidurnya kaya kebo kok...”
Kata-kata Raisal itu sedikit membuat hati gw lega.

Lalu gw ngikutin Raisal menuju Kamarnya di lantai 3. Fuiihh.... akhirnya sampe juga he he he...
“Duduk Kak, aku ambilin minum dulu.”
“Iya, tapi GPL ya...” bisik gw sambil tersenyum.
“Ok.” Jawabnya’.

Waktu Raisal kembali, dia membawakan air mineral dan  2 toples kue kering khas lebaran.
Setelah ngobrol ngalor ngidul sambil minum dan mencicipi kue kering.
Beberapa saat kemudian Raisal beranjak keluar kamar, rupanya dia kebelet pipis. Tak lama kemudian dia kembali lagidan kini pakaiannya sudah lengkap lagi. Tubuhnya hanya ditutupi selembar celana dalam super sexy, dengan kombinasi warna merah dan hitam. Celana dalam Raisal tertutup hanya bagian depannya saja, sementara bagian belakangnya hanya berupa tali yang super kecil. Darah gw berdesir dan denyut jantung gw berdegup kencang. Raisal yang ganteng, sekarang berubah menjadi Ganteng dan sexy he he he... Gw lalu berdiri (dan dede gw juga ikutan berdiri he he he...) menghampiri Raisal. Dia lalu memeluk dan mencium bibir gw dengan sangat ganas. Tanpa terasa tubuh gw pun sudah dilucuti olehnya. Dan kini kami sudah sama-sama berada di atas tempat tidur.

Raisal berbaring disamping gw, kemudian memeluk tubuh gw. Erat banget. Sampe-sampe gw bisa mendengar detak jantung dan deru nafasnya yang memburu. Maka permainan ranjang yang panas pun dimulai... Dalam satu sesi dia mengangkat tubuh gw  sambil menjilati puting, menciumi leher dan mencium bibir gw. Jujur itu pengalaman pertama kali gw, ml sambil digendong-gendong, sama brondonk pula. Tapi seru juga he he he...  Kalo brondonknya slim, biasanya kan gw yang suka gendong. Posisi favorit gw waktu menggendong brondonk adalah mendudukannya di bahu gw. Dengan arah tungkai ke belakang dan menghadapkan penisnya tepat di mulut gw untuk dioral. Dijamin si brondonk mengalami sensasi yang luar biasa (disamping keenakan, mungkin juga sambil takut jatuh ha ha ah...).

Singkat cerita gw dan Raisal menghabiskan malam itu dengan 2 ronde full set wkwkwk... Karena hampir makan sahur, gw pun pamit pulang. Takutnya keluarga Raisal keburu pada bangun. Sebelum gw pulang, Raisal mencium bibir dan memeluk tubuh gw seperti tidak ingin lepas.

Setelah malam itu kami masih beberapa kali ketemu. Dan dari pertemuan itu, gw jadi tau kalo setelah lebaran nanti, Raisal akan dimutasi ke deptsore di Jakarta. Ya mau gimana lagi... sejak saat itu komunikasi kami pun mulai berkurang dan akhirnya ga ada kontak sama sekali....


Pada suatu ketika, dalam perburuan brondonk di MIRC berikutanya, gw bertemu dengan seorang brondong 20 tahun bernama Fahri. Anaknya sederhana berbobot 60 kg dengan tinggi badan170 cm. Kulitnya sawo matang dengan tatapan mata yang teduh. Dia berasal dari Garut, maka ga mengherankan kalo tata bahasa Sundanya sangat halus dan sopan. Pokoknya dia paket lengkap brondonk original dari daerah pasundan dengan segala keeksotisannya he he he... Dia bekerja di sebuah mall, tidak jauh dari tempat kostnya.

Malam pertemuan gw dan Fahri bertepatan dengan Malam Idul Adha... Aduh lagi-lagi gw ketemuan di hari yang kurang tepat (mohon maaf buat pembaca blog bila kurang berkenan). Fahri memohon-mohon sama gw buat nemenin dia di tempat kostnya, coz katanya semua teman-teman kostnya lagi pada mudik.

Pukul 23:00 WIB gw pun meluncur ke tempat kost Fahri dengan sepeda motor gw. Waktu gw tiba di sebuah mini market, seperti yang sebelumnya dijanjikan. Gw menelpon Fahri, coz  gw ga melihat ada seorangpun yang lagi nongkrong di depan mini market itu. Waktu gw telpon, Fahri menjawab dengan suara kurang jelas diantara backsound takbir yang cukup keras. Tak lama kemudian dia pun muncul.
“Maaf Kak, tadi aku ikut takbiran dulu. Aku kira kakak ga jadi datang. Makanya aku ke mesjid aja daripada di kostan bete sendirian.” Sahut Fahri, memohon maaf.           
“Gpp, kalo gitu kamu lanjutin takbiran aja atuh. Aku pulang aja ya.” kata gw
“Jangan pulang dong, Kak. Ke kostan aku aja yuk.” Ajak Fahri.
“Trus takbirannya gimana?” tanya gw.
“Ya udahanlah, Kak. Sekarang kan ada kakak yang nemenin aku di tempat kost jadi ga akan bete lagi.” jawabnya sambil tersenyum.

Suhu udara diluar memang cukup dingin. Tapi di kamat kost Fahri suhunya berubah menjadi panas, sepanas pergumulan gw dan Fahri he he he...

Setelah malam itu, beberapa kali gw menyambangi tempat kost Fahri. Waktunya memang tidak menentu, walaupun jarang tapi sesekali masih ketemu lah. Fahri beberapa kali bilang kalo dia suka sama gw, tapi gw selalu bilang kalo gw ga lagi nyari pacar. Untunglah dia bisa mengerti dan ga mempermasalahkannya.

Lewat obrolan dengan dia, gw jadi tau kalo dia punya grup nasyid. Dia aktif berlatih dan bersosialisasi dengan grup-grup nasyid lainnya (baik yang ecek ecek maupun nasyid papan atas Indonesia). Dia pun sering terlibat event-event besar yang berhubungan dengan nasyid. Dan sssstttt.... dia juga membuka rahasia kalo dia pernah ml dengan beberapa orang personil grup-grup nasyid yang sangat terkenal, salah satu grupnya berinisial S. Fahri menambah referensi gw, kalo ternyata orang yang sangat agamis, berbaju koko, berpeci dan aktif bernyanyi mengumandangkan kebesaran Tuhan, masih teuteup jadi homo he he he... (ups jangan marah ya, gw juga yakin kok, di luar sana masih banyak anggota nasyid yang hidupnya lempeng-lempeng aja).


Next... Suatu malam, hujan sangat deras.  Gw chat lagi dan ketemulah seorang brondong bernama Azriel. Brondonk berumur 20 tahun, tidak terlalu tinggi memang tapi tegap dan kekar. Katanya malam itu dia pertama kali chat di MIRC, ya itu terlihat dari jawaban-jawaban dia yang kadang kurang nyambung, atau bahkan seperti kurang mengerti istilah-istilah chatting. Untunglah malam itu, katanya dia chatting bareng dengan temannya yang ada di room sebelahnya. Temannya itulah yang mengajari dia chatting, makanya jadi sedikit terbantu. Dan acara chatting, saling tukar pic dan no hp pun pun bisa terlaksana.

Malam sudah sangat larut, Azriel pamit pulang. Hujan deras membuat acara ketemuan sangat tidak memungkinkan dilakukan malam itu. Lagi pula ini adalah pengalaman pertama buat Azriel chatting berkenalan dengan cowok, makanya dia terlihat sangat hati-hati.

Malam itu komunikasi kami dilanjutkan dengan saling kirim sms. Komunikasi kami via sms sangat intens. Dan beberapa hari kemudian kami pun janjian untuk saling ketemu. Tapi masalahnya, gw ga bisa berkunjung ke tempat tinggal Azriel. Karena dia masih tinggal dengan orangtuanya. Ya apa boleh buat, gw akhirnya menyerah dan mengajak dia ke rumah gw, kebetulan di rumah lagi ga ada siapa-siapa. Tentu saja setelah terlebih dahulu ketemuan di tempat yang telah ditentukan.

Secara fisik, Azriel sangat cowok banget. Ga ada tanda-tanda yang mencolok kalo dia itu gay. Ga terlalu cakep tapi charming, ditambah punya senyuman yang manis menampakan gigi geliginya yang putih dan rapi.

Detail adegan panasnya ga perlu gw ceritain secara kali ya he he he... yang jelas Azriel adalah anak yang ‘belajar dengan cepat’. Apa yang gw lakukan, dia tiru dengan sempurna. Seperti biasa, dalam pertemuan itu having sex 1 kali takkan pernah cukup he he he...  Dia sendiri masih bingung role play dia itu T/B,  dan gw ga memaksa dia untuk mencoba melakukannya saat itu.

Dari obrolan dengan Azriel, gw jadi tau kalo gw adalah cowok kedua yang pernah kontak fisk dengannya. Yang pertama adalah seseorang yang mendekatinya di tempat ngegym. Lalu berkenalan dan cowok itu, yang kemudian mengajak Fahri ke rumahnya. Acaranya hanya satu arah, yaitu si cowok itu mengoral Ariel, coz Azriel masih bingung dengan apa yang harus dilakukan. Toh awalnya mau mencoba juga karena ada rasa penasaran dalam dirinya ada dorongan hasrat kepada cowok. Padahal di SMA dia terkenal sebagai playboy yang suka merawanin cewek-ceweknya.

Dalam obrolan di pertemuan berikutnya, Azriel memperlihatkan foto teman yang mengajarinya chatting. Dan ya ampuuuun!!! ternyata dia adalah Raisal!! he he he....
“Kok kakak diem aja? Suka sama dia ya? Cakep kan?” tanya Azriel waktu melihat gw yang terdiam.
“Dia memang cakep....” Jawab gw singkat.
“Dia ikutan modeling, Kak.” Azriel menjelaskan.
“Oooh... pantesan...!!” kata gw menggumam.
“Apa Kak? Jangan-jangan kakak udah kenal sama dia ya??” tanya Azriel.
“Hmmhh... ga kok.” Sahut gw berdusta.
“Dia namanya Raisal. Kami tetanggaan. Aku sama dia udah sahabatan sejak SMA, Kak. Tapi makin deketnya sih setelah kita sama-sama saling terbuka kalo diri kita itu gay” lanjut Azriel.
“O ya?” jawab gw singkat dan asal.
“Jadi dia yang ngajarin kamu chatting? Trus dia liat pic aku ga?” tanya aku penasaran.
“Iya, dia malah yang kasih support aku untuk ketemuan sama kakak. Kata Raisal, kayanya kakak orangnya baik.” Terang Azriel.
Ah Raisal!! ya iyalah kamu pasti tau kalo aku ini baik he he he... gumam gw dalam hati.
“Selain Raisal aku juga punya dua sahabat lagi, lho. ini fotonya Kak.” Kata Azriel sambil menunjukkan foto di hpnya. Di foto itu nampak 4 orang brondonk: Azriel, Raisal, satu brondonk lain, dan.... Ferly!!! Gubrax!!! Ha ha ha... Ya ampun ternyata gw bercinta dengan 3 orang sahabat karib he he he...


Malam harinya gw telpon Raisal. Dan dari obrolan di telpon itu, gw jadi tau kalo ternyata dia itu udah beberapa bulan kembali lagi Ke Bandung. Trus menyinggung juga tentang bagaimana dia ngajarin Azriel chatting. Termasuk waktu dia dengan berat hati mensupport Azriel untuk menemui gw.  Ceritanya berkorban demi sahabat kali he he he...
“Kakak masih mau ketemu sama aku ga?” tanya Raisal.
“Ya tentu saja! masa nolak ketemuan sama anak secakep kamu?” jawab aku nyeplos he he he...
“Ah, kakak bisa aja...”  Kedengeran dari nada suaranya kalo Raisal lagi tersipu.
“Jadi kapan mau ketemunya, Kak?” tantang Raisal.
Anytime!!” jawab gw.

Sejak itu yang lebih sering ketemu dengan gw adalah Raisal, tapi bukan berarti komunikasi gw dengan Azriel dan Ferly terputus lho. Dari Raisal pula gw jadi tau kalo sahabatnya yang satu lagi bernama Andika. Tapi sayang menurut info dari Raisal, Andika itu penyuka brondonk jadi ga bisa gw embat dech wkwkwk... Ah dasar ya otak gw emang mesum!!! Ha ha ha... Gw juga hanya berterus terang soal Azriel aja, sementara tentang Ferly ga pernah gw bahas dengan Raisal. Biarkan saja begini adanya.

Lucunya kadang waktu tiga sahabat ini lagi jalan bareng atau karaokean. Mereka kirim sms atau ym-an sama gw. Ah dasar gw ini playboy cap terong!!! ha ha ha...

Peribahasa mengatakan: dunia ga selebar daun kelor. Tapi gw merasa dunia gay di Bandung serasa sempit. Sesempit daun kelor ha ha ha... apalagi kalo masalah urusan yang ada di dalam kolor wkwkwk...

Kalo gw jalan ke mall atau tempat makan, ada aja ketemu dengan satu dua orang yang pernah gw kenal, dalam arti pernah having fun. Apalagi kalo di tempat clubbing, udah pasti berserakan dong ha ha ha...

Dunia gay memang selebar daun kelor. Mengapa gw bisa bilang begitu? karena gw mengalaminya beberapa kali. Jadi kasus Raisal, Ferly dan Azriel itu bukan satu-satunya. Ada beberapa kisah lainnya dimana dalam pertemanan mereka, terselip gw sebagai sosok rahasia dalam dirinya masing-masing he he he... Kalo lagi iseng, gw suka buka koleksi foto temen-temen FB gw, dan ga mengherankan kalo di dalam album-albumnya terdapat foto-foto orang  lain yang gw kenal he he he.... Dan ssssstttt..!!!. Pernah kejadian ada 2 orang yang gw kenal,  ternyata mereka bukan hanya sahabatan tapi mereka pacaran!!! Gubrak lagi!!! Kebanyakan ngegubrak bisa-bisa gw gegar otak neh ha ha ha...

Conclusion:
Dunia gay memang seuprit, karena itu kita harus pandai-pandai membawa diri, menjaga rahasia, dan bermain cantik. And the last but not least, safe sex is a must!!! Selamat Hari Aids Sedunia, brotha he he he...!!!

Senin, 17 September 2012

Curug Malela, Sepotong Keindahan Surga Yang Tersembunyi



Curug berasal dari Bahasa Sunda yang berarti air terjun. Gw selalu suka dengan objek wisata alam yang menonjolkan keindahan air. Seperti pantai, danau, sungai, air terjun dan lain-lain. Sudah beberapa air terjun yang pernah gw kunjungi di kawasan Bandung dan sekitarnya, seperti; Curug Cimahi, Curug Panganten, Curug di Gunung Puntang, Curug Omas di Maribaya, Curug Dago, Curug Cinulang, Curug Ciceret di Pangalengan, dan lain-lain. Untuk yang di luar kawasan Jawa Barat, gw pernah mengunjungi objek wisata air terjun Coban Rondo di Malang.

Air terjun membuat gw tertarik karena gw suka dengan suara gemuruhnya, titik-titik air sejuk yang beterbangan, pelangi yang terpancar dan over all gw suka banget dengan panorama alamnya.

Curug Malela diantara rimbunnya pepohonan
 Sudah lebih dari setahun yang lalu gw berencana mengunjungi Curug Malela. Tapi entah kenapa, seringkali rencana tinggal rencana. Yang terjadi adalah cancel dan pending melulu. Bahkan beberapa kali kejadian pembatalannya dilakukan last minute menjelang keberangkatan... Berbagai alasan pembatalan, tapi yang paling sering dikemukakan adalah ketidakyakinan dengan medan yang akan ditempuh (jalanan yang rusak berat plus tidak adanya penunjuk jalan). Gw ga patah arang, gw yakin suatu saat nanti gw pasti bisa mengunjungi Curug Malela.

Akhir Agustus kemaren, gw akhirnya bisa mewujudkan keinginan itu. Dengan perencanaan seadanya dan dalam waktu semalam gw bisa mengontak 10 teman lainnya untuk bergabung touring ke Curug Malela keesokan harinya. Jadilah kami bersebelas orang berangkat Curug Malela, dengan mengendarai 6 sepeda motor.

Kami janjian berkumpul di depan Borma, Komlpek Taman Kopo Indah III, Bandung. Acara kumpul ga memakan waktu lama, coz kami termasuk orang-orang yang on time. Dan tepat pukul 08:00 WIB, kami memulai perjalanan petualangan itu. Bersebelas kami menuju Curug Malela, yang terletak di Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat.

Perjalanan pun dimulai dengan menelusuri jalan perkampungan yang sempit. Tak ada jalan raya yang kami lewati. Hanya jalanan selebar 3-4 meter yang kami lalui dari awal keberangkatan sampai tiba di tujuan. Untunglah sekarang ini sudah banyak rambu-rambu yang menunjukkan arah ke Curug Malela. Penunjuk arah itu sudah mulai kita temui bahkan sejak dari daerah Batujajar. Rute yang gw lalui kemaren adalah; Jalan Terusan Nanjung – Batujajar - Kota Kecamatan Cihampelas - Cililin- Sindang Kerta - Gunung Halu- Bunijaya – Kampung Manglid.

Salah satu panorama alam yang terlihat di perjalanan
Berhenti sesaat di pinggir jalanan yang lengang
Perjalanan panjang dan lumayan melelahkan. Memakan waktu 4 jam perjalanan naik sepeda motor, lumayan bikin pantat berasa panas jadi tepos he he he... hingga kami harus berhenti di beberapa titik untuk beristirahat. Awalnya jalanan aspal yang cukup bagus yang kami lalui, namun makin lama makin jelas perbedaannya. Jalan aspal yang rusak, jalan tanah, bahkan jalan berbatu-batu dan terjal tanpa lapisan aspal sama sekali. Boleh dibilang jalanan yang kami lalui itu adalah jalan terburuk yang pernah gw lihat seumur hidup.

Makin dekat kawasan Curug Malela semakin buruk medan yang harus kami tempuh. Kami ga bisa pilih-pilih jalan lagi yang akan kami lalui coz semuanya hancur sehancur-hancurnya he he he... Jalan dengan bebatuan yang besar-besar, dan di sisinya terdapat jurang yang curam harus kami lalui. Kami harus ekstra hati-hati, karena selain jalanan yang terjal, kontur tanahnya juga naik turun plus tikungan-tikungan yang tajam.

Karena jalanan yang buruk itu, keindahan  perkebunan teh Montaya pun sedikit kurang bisa dinikmati karena kami lebih berkonsentrai kepada jalan yang kami lalui. Beberapa kilometer  mendekati kawasan Curug Malela, jalan sudah tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, karena jalannya makin mengecil. Trus yang terlhat hanyalah semacam jalan setapak di kanan kiri (bekas roda sepeda motor), sementara di bagian tengahnya berupa gundukan bebatuan. Bebatuan di antara 2 jalan setapak itu tingginya mungkin sekitar 60-100 Cm dari jalan setapak itu. Jadi orang-orang yang melintas di jalan setapak itu, berasa berkendaraan di dalam gang he he he....

O ya, sesuai dengan panduan yang gw dapat dari berbagai sumber. Di daerah Bunijaya (Alfamart terakhir) gw dan kawan-kawan mengisi bensin di pedagang bensin eceran. Bensin yang dibanderol Rp 5.000,-, berasa murah banget mengingat tempatnya yang jauh sekali dari pom bensin. Gw hanya mengisi 1 liter saja coz sebelum berangkat gw mengisi full tank sepeda motor gw. Sepeda motor gw sekalipun tua, tapi sangat irit. Gw yakin tanpa mengisi bensin di Bunijaya pun motor gw ga akan kehabisan bensin. Coz pas pulang isinya masih cukup banyak.

Medan yang berat membuat beberapa sepeda motor teman-teman gw mengalami kendala. Ada satu motor yang paling baru milik teman gw (baru 4 bulan beli). Mesinnya kejeduk batu, distarter sempet ga mau hidup-hidup. Untunglah kejadiannya ga berlangsung lama dan perjalanan pun bisa dilanjutkan kembali. Waktu pulang, satu motor teman gw yang lain  mengalami masalah lagi, yaitu roda depannya berasa longgar. Jadi dia ga berani memicu sepeda motornya dengan cepat. Syukurnya sepeda motor gw yang udah lumayan tua ini ga mengalami kendala apapun.

Untuk memasuki Curug Malela para pengunjung hanya dipungut Rp 2.000,-/sepeda motor sebagai tiket masuk. Dan Rp 2.000,- lagi untuk parkir. Murah banget ya? he he he...

Setelah memarkirkan sepeda motor, kami mulai berjalan melalui anak-anak tangga yang menurun. Dari anak tangga pertama pun keindahan Curug Malela sudah terlihat. Tapi jangan salah, perjalanan masih butuh perjuangan karena jalannya cukup curam dan menguras tenaga. Anak tangga yang terus menurun harus kami lalui hingga ke lokasi. Anak tangga terbuat dari semen itu ga sampai ke lokasi, coz  2/3 perjalanan berikutnya hanya berupa jalan setapak. Beberapa orang ada yang  ga bisa mengontrol langkah kakinya karena jalan yang menurun tajam itu. Perjalanan menurunnya aja sih ga begitu berasa berat, tapi pulangnya baru nyaho. Nafas dibikin ngos-ngosan, lutut gempor, mata berkunang-kunang (lebay), perut keroncongan wkwkwk...  Buat yang kurang fit, sangat tidak disarankan menempuh perjalanan ini. Berhati-hati melangkah adalah sebuah keharusan. Jangan sampai terpeleset ataupun terjatuh. Disana gw melihat ada sorang ibu yang menjerit-jerit kesakitan waktu kakinya yang terkilir lagi diurut.

Curug Malela terlihat diantara tanaman padi

View Curug Malela yang terlihat dari anak tangga paling atas

Menikmati indahnya pemandangan Curug Malela

Kelelahan sepanjang perjalanan 4 jam naik motor plus 30 menit jalan kaki, terbayar dengan keindahan Curug Malela, Maha Karya Sang Pencipta. Sebelum menjelajahi keindahan Curug Malela, kami makan siang dulu dengan bekal yang kami bawa masing-masing.

Curug Malela adalah air terjun terbesar yang pernah gw lihat. Terdiri dari beberapa aliran air terjun yang berundak-undak. Keindahan Curug Malela membuat Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf menjulukinya sebagai Niagara mini. Gw ga puas hanya dengan menikmati keindahan Curug Malela dari bagian bawahnya saja. Gw mencoba memanjat dinding batu dan menikmati keindahannya dari atas air terjun dan dari beberapa spot yang berbeda. Sensasinya luar biasa!!! Ssssttt... pas gw di atas air terjun ada beberapa brondonk yang lagi teriak-teriak dan ketawa-ketawa, tapi ngomongnya kok pada  ngondek-ngondek  ya?...  binan oh binan... selalu ada, kapan dan dimanapun wkwkwk...

Salah satu View Curug Malela 1

Salah satu View Curug Malela2

Salah satu View Curug Malela 3

Salah satu View Curug Malela4
Beberapa orang penduduk mengatakann kalo kawasan Curug Malela merupakan daerah yang masih cukup angker, jadi harus menjaga sikap. Tapi ga masalah, selama kita bertujuan baik dan kita percaya kalo kita punya Tuhan yang selalu melindungi kita.

Aliran sungai dari Curug Malela

Lembah sungai yang tampak dari kejauhan
Ngecengin brondonk-brondonk yang lagi maen air he he he...
Curug Malela yang masih perawan dan belum banyak dikunjungi orang, memang belom dikelola dengan baik sebagai potensi wisata. Tapi justru itu yang membuat orang-orang penasaran untuk mengunjunginya. Tapi sayangnya, beberapa pengunjung kurang peduli dengan kelestarian lingkungan Curug Malela. 

Keindahan Curug Malela rusak gara-gara orang yang suka "nyampah"
 Dibeberapa titik gw menemukan onggokan sampah plastik. Ada juga beberapa tunggul pohon yang terbakar atau entah sengaja dibakar oleh pengunjung yang berkemah disitu. Kalo bukan kita sendiri yang peduli, siapa lagi coba?



Conclusion:
Keindahan alam mencerminkan keagungan Sang Pencipta. Syukurilah anugerah Maha Karya ciptaanNya; dengan  mengunjungi, menikmati keindahannya, dan menjaga kelestariannya.

Sabtu, 28 Juli 2012

Penis And Me

12 tahun sudah, gw terjun di dunia gay dan aktif secara seksual. Banyak  pengalaman yang telah gw alami. Entah itu yang menyenangkan, yang standar-standar aja, atau bahkan pengalaman buruk.

Dari rentang waktu yang lumayan panjang itu, yang dihubungkan dengan jam terbang aktivita sexual gw.  Mengundang orang-orang yang iseng bertanya: “Seberapa banyak penis yang pernah gw nikmatin?”.  Jujur, gw sendiri ga tau persis jumlahnya berapa he he he... Coz dulu gw ga pernah kepikiran buat mendokumentasikannya ha ha ha...  Apalagi waktu tahun-tahun awal gw terjun ke dunia gay, gw termasuk sangat aktif dalam berhubungan seks. Ditambah lagi libido gw waktu itu lumayan tinggi, kadang dalam sehari malah bisa ketemu 2 orang yang berbeda, siang dengan A, malam dengan si B. Gw ga munafik, gw juga pernah melakukan yang namanya three sum atau bahkan lebih (berempat, berlima, dan paling banyak berenam). Tapi ga sering sih gw melakukan seks rame-rame kaya gitu, cuma sebatas penasaran pengen tau aja rasanya. Itu pun terjadi begitu saja tanpa direncanakan lho (nanti gw akan tulis secara khusus kisahnya dalam satu postingan). Kalo three sum gw pernah beberapa kali, tapi kalo yang lebih dari bertiga, masing-masing hanya sekali aja.Wah nakal juga gw ya?? he he he... 
O ya, gw punya kebiasaan mencantumkan nama beserta alamat pic kenalan-kenalan gw di phonebook hp gw. Dan itu sangat membantu, coz kalo yang dicantumkan cuma nama saja, ada kemungkinan gw lupa siapa dia, dan menurut gw sangat ga sopan, kalo terima sms atau telepon, trus nanya: “kamu yang mana ya?”. Jadi kalo pun gw lupa siapa dia, gw masih bisa buka pic-nya lagi, dan tentu saja itu sangat membantu.

Lewat ingatan dan nomor hp yang ada di phonebook gw, gw mencoba menelusuri seberapa banyak cowok yang pernah ‘bergaul’ dengan gw. Sampai sekarang gw masih mencoba mengumpulkannya menjadi sebuah database yang berisi nama, no hp, kota, umur, beserta foto orangnya (niat banget ya? wkwkwk...) . Masih belum lengkap sih, coz ada beberapa yang fotonya ga berhasil gw dapatkan. Beberapa orang gw hanya ingat namanya, dan beberapa orang lainnya bahkan gw ga tau siapa namanya he he he...  coz kejadiannya udah lama banget.

Dari sekian data yang terkumpul itu, gw sampai merasa amaze sendiri. Waoww!! Udah segitu banyaknya ya?? he he he... dan jumlahnya adalah.... kasih tau ga yaaaaa....??? ha ha ha... Pokoknya lumayan banyaklah he he he...

Nah dari sekian banyak penis yang pernah gw nikmatin itu (tentu saja cuma diisep dan dimainkan aja coz gw kan top). Dengan berbagai bentuk, ukuran, warna, dan aneka keunikan lainnya itu, gw menemukan beberapa yang gw anggap aneh atau unik. 

Penggolongan bentuk penis

10 unsur spesifikasi bentuk dan ukuran penis

Kalo mengenai arah ereksi mulai dari yang tegak lurus keatas menyentuh dinding perut, lurus ke depan, atau bahkan yang ereksinya mengarah lurus ke bawah (agak jarang sih, gw hanya 3 kali nemuin yang kaya gini). Masih gw anggap biasa.

Penis yang bentuknya panjang kurus, pendek gemuk, panjang besar, pendek kecil. Kepalanya besar seperti jamur, yang bulat, yang meruncing dll. Yang berurat-urat maupun yang mulus, Itu pun masih gw anggap biasa.

Begitu juga penis yang melengkung seperti buah pisang dengan arah lengkungan; ke kanan, ke kiri, ke atas, atau ke bawah itu pun masih gw anggap normal.

Nah pengalaman yang ingin gw bagikan disini adalah mengenai keunikan dari  penis-penis yang agak jarang ditemui (khususnya sama gw).

Phimosis dan Paraphimosis
Penis dengan phimosis adalah kondis dimana ujung kulit kulup penis sempit sehingga tidak bisa membuka waktu penis dalam keadaan ereksi (ini terjadi pada orang yang belum disunat). Sedangkan pada paraphimosis, waktu penis ereksi, kulit kulup bisa membuka tapi sangat ketat, sehingga mencekik kepala atau batang penis. Topik tentang phimosis dan paraphimosis ini pernah gw bahas di satu postingan khusus yang berjudul phimosis. Sekedar tau aja ya, dari traffic recordnya, postingan tentang phimosis adalah postingan gw yang paling sering dibaca orang lho he he he... Tapi dalam kamus mesum gw, jangankan penis phimosis, yang ga disunat aja gw kurang suka.

Penis dengan Phimosis

Vitiligo
Vitiligo adalah kondisi tidak meratanya pigmen pada kulit. Bisa cuma ada di sebagian kecil tubuh atau bahkan bisa juga menimpa seluruh tubuh (albino). Meskipun bercak putih keliatannya kaya penyakit, tapi vitiligo bukanlah penyakit. Vitiligo adalah gangguan kelainan kulit. Jadi vitiligo ga mengganggu struktur kulit. Pada kulit vitiligo, hampir seluruh fungsi kulit masih bekerja dengan baik. Fungsi pengeluaran keringat, fungsi melindungi tubuh dari kuman, dan fungsi pengaturan suhu tubuh semuanya masih berfungsi dengan baik. Kulit yang mengalami vitiligo juga masih bisa menyerap bahan dari luar seperti obat. Bahkan kalau terjadi luka pun proses penyembuhannya pun sama saja kaya pada kulit normal. Mungkin secara estetis vitiligo menyebabkan penis nampak kurang indah, tapi tenanglah, coz penis masih dapat berfungsi dengan baik. Dan vitiligo bukan penyakit menular.

Sebenernya pertama kali nemuin penis dengan vitiligo adalah waktu gw masih kecil. Kejadiannya waktu gw nengok teman sepermainan gw yang baru disunat. Gw ngelihat kok kepala  penisnya ada bercak-bercak putih kaya warna anjing dalmatian ya?... he he he... padahal pada kulit tubuh temen gw itu ga ada bercak apapun.  gw pengen nanya tapi ga berani, jadi gw simpan dihati aja he he he...

Penis dengan Vitiligo
Penis dengan Vitiligo

Dan pengalaman yang kedua gw menemukan penis dengan Vitilgo adalah waktu gw having fun dengan seorang brondonk. Waktu gw buka celana dalamnya, tampaklah penis berwarna coklat yang sexy tapi... waktu seluruh bagian penisnya muncul, kok di kepala penisnya terdapat bercak-bercak putih ya?  Untunglah gw sudah tau informasi tentang vitiligo sebelum ada kontak fisik dengan orang itu.  Karena gw tau vitiligo itu tidak berbahaya, makanya gw ga ngerasa takut lagi he he he...


Testis Tunggal
Jumlah testis orang normal itu tentu saja 2, alias sepasang. Tapi ada beberapa orang yang terlahir dengan memiliki sebuah testis saja. Kondisi ini diakibatkan tidak turunnya salah satu testis dari dalam perut bayi ke scrotum, sewaktu masih dalam kandungan. Keadaan seperti ini disebut kriptorkrismus.

Ada juga orang-orang yang ‘terpaksa’ harus memiliki satu buah pelir karena mengalami kecelakaan, sehingga salah satu buah pelirnya harus dibuang.

Sepanjang hidup gw, gw mengenal 2 orang teman yang hanya memiliki satu buah testis. Tapi keduanya memiliki satu buah testis bukan bawaan dari lahir, melainkan karena kecelakaan.

Yang pertama adalah teman sebangku sekaligus sahabat gw waktu masih SMA. Kebetulan kami mempunyai nama depan yang sama he he he... Dia cerita, waktu kecil dia naik pohon jambu, trus terjatuh tepat ke pagar besi yang runcing. Tanpa bisa dihindari besi yang ujungnya tajam itu  menghunjam ke selangkangannya... wuiiiih ngeri dengernya ya. Salah satu testis miliknya tidak bisa diselamatkan. Gw sempet dikasih liat sih ‘burungnya’ waktu habis berenang. Semuanya nampak baik-baik saja, selain yang menggelayut di scrotumnya hanya sebelah.

Orang yang kedua yang gw kenal punya biji pelir satu, adalah teman baik gw. Awalnya kenalnya ya gitu dech he he he... Pas waktu ml pertama kali gw baru tau kalo biji miliknya ternyata hanya ada satu dan terdapat bekas jahitan di scrotumnya. Waktu ditanyain, maka keluarlah cerita tentang kecelakaan yang dialaminya.

Sebenernya punya testis yang salah satunya sudah diangat, tidak akan mengganggu fungsi sexual. Bahkan menurut dokter, orang yang ‘terpaksa’ hanya memiliki 1 buah pelir pun masih bisa menghasilkan keturunan (gw pernah baca di kolom konsultasi di salah satu majalah). Tapi buat yang terlahir dengan 1 buah testis, harus dilakukan tindakan perbaikan saat si anak masih kecil, dan jauh sebelum mengalami pubertas, agar terhindar dari kemandulan.


PPP
Apaan tuh PPP? Kok kaya nama partai? he he he... PPP adalah Pearly Penile Papule atau White Penile Papule. Pearly Penile Papule adalah bintil-bintil putih yang ada di batas lingkar luar glans atau kepala penis (bisa juga pada muara filokel rambut). PPP bukan merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, ataupun jamur, dan PPP juga tidak menular. Penis dengan PPP juga tidak gatal maupun nyeri.

Menurut artikel yang gw baca, PPP hanya semacam variasi normal dari bentuk penis pada sebagian pria. Karena itu PPP tidak perlu diobati. Tapi kalo merasa mengganggu penampilan, PPP dapat dihilangkan dengan laser CO2 ataupun dengan elektrokauterisasi (bedah listrik).

Penis dengan PPP
Penis dengan PPP
Pertama kali gw nemuin kasus PPP adalah di penis Troy, BF gw yang pertama. Gw sampai nanya berulang-ulang sama dia tentang bintil-bintil putih di sekeliling kepala penisnya. Dia meyakinkan kalo bintil-bintil putih itu emang udah ada sejak dia masih kecil dan dia selalu safe sex. Jujur, dulu gw takut kalo bintil-bintil putih itu penyakit menular sexual, semacam penyakit jengger ayam he he he… (betapa polosnya diriku wkwkwk…). Setelah gw browsing dan tanya-tanya sama teman gw yang berprofesi dokter. Didapat kesimpulan kalo bintil-bintil putih itu adalah PPP.

Orang dengan PPP yang kedua, yang gw kenal adalah seorang mahasiswa UPI berpenis jumbo he he he… Tentu saja pengalaman menemukan penis ber-PPP di pengalaman kedua, ga ada rasa takut lagi coz gw sudah tau ciri-ciri dari PPP’


Peyronie
Penis yang bengkok mungkin sesuatu yang biasa dan tidak terlalu mengganggu, tapi jika kebengkokannya mencapai 45 derajat atau lebih.Wah, gaswat itu he he he... Yang tentu saja bisa mengganggu aktivitas seksual penderitanya.

Peyronie adalah kondisi terbentuknya jaringan atau plak pada penis, biasanya jaringan ini makin mengeras pada salah satu sisi. Jika jaringan parut pada penis terakumulasi secara tidak merata, maka penis bisa jadi melengkung saat ereksi.

Kalo tingkat kebengkokannya parah tentu akan mengganggu waktu penis dipake untuk bertugas, khususnya buat yang berperan sebagai top he he he… Kalo tingkat kebengkokannya sudah dalam taraf mengganggu, dan tiap kali ereksi penis terasa sakit, tentu saja harus diambil tindakan. So, jalan keluarnya satu-satunya adalah penderitanya harus menjalani bedah rekonstruksi. Tenang aja dengan tekhnologi modern, si bengkok bisa diluruskan kembali tanpa mengganggu keperkasaannya he he he… O ya, peyronie juga bukan merupakan penyakit menular lho. Tapi kalo dibiarkan makin membengkok terus menerus, lama-lama bisa mengakibatkan impotensi.
 
Penis bengkok ke samping akibat Peyronie
Penis bengkok ke samping akibat Peyronie
Penis bengkok ke atas akibat Peyronie
Gw pernah nemuin kasus ini pada brondonk umur 19 tahun yang berpenis 18cm daa dengan diameter lumayan besar. Waktu ereksi, bagian tengah penisnya melengkung kebawah, waktu dipegang terasa seperti ada patahan, dan waktu dipegang, di bagian patahannya berasa menonjol dan keras.. Bengkoknya sih ga terlalu parah, tp cukup mengganggu waktu gw oral. Coz kondisi bengkoknya membuat gw agak sulit untuk mengulumnya secara utuh he he he…


Hipospadia
Hipospadia adalah kondisi dimana lubang saluran kencing tidak berada di ujung kepala penis, melainkan di bawah kepala penis, di batang penis atau bahkan di scrotum. Kondisi ini tentu saja akan sangat mengganggu penderitanya. Lubang kencing yang terletak di batang penis atau bahkan di bawah scrotum, mengakibatkan penderitanya harus jongkok waktu kencing (kaya cewek). Coz kalo dipaksakan kencing berdiri bisa tumpah kemana-mana (ga pake ketawa ya, ini kondisi serius).
Walau Hipospadia bukan penyakit menular, tapi tetap harus diambil tindakan operasi agar lubang kencing ditempatkan pada tempat yang semestinya.
 
Letak lubang kencing yang tidak semestinya pada kasus Hipospadia
Penis dengan Hipospadia
Bentuk penis aneh yang pernah gw temui adalah penis milik seorang brondonk, yang bekerja di sebuah mall di Bandung. Bagian kepala penisnya membengkok hampir 90 derajat, dan bagian bawah kepala penisnya seperti tertarik ke bawah oleh. Kebengkokannya yg ekstrem, ditambah dengan lubang kencingnya yang lumayan besar sekitar 1cm dan merekah (kulitnya kaya tertarik) dan berada di bawah kepala penisnya. Karena bengkoknya yang parah itu membuat penisnya yang sudah disunat itu, jadi keliatan seperti tidak disunat coz banyak kulit mengumpul di bagian belakang kepala penisnya. Gw sendiri hanya bengong dan ga berani untuk mengoralnya. Gw hanya mengocoknya sampai keluar, dan selesai... (gw lakukan hanya sebagai bed manner he he he...).

Semoga dengan postingan ini, bisa membuka wawasan kita semua. Satu lagi, jangan pernah merasa ‘aman’ ml dengan seseorang hanya karena melihat penampilan luarnya yang bersih dan sehat. Safe sex is a must!!! Kenakan kondom, atau Kena (penyakit)!!!

Conclusion:
Kadang sebagai manusia kita tidak merasa puas dengan apa yang kita miliki, terlalu kecillah, terlalu pendeklah, bengkoklah, ga tahan lamalah, inilah, itulah dan sebagainya. Sudah sepatutnya kita belajar bersyukur dengan apa yang telah dikaruniakan kepada kita.